Bagaimana Kartu Nama Membantu Kiper Amos Dilirik oleh Manchester Utd

Bagikan

Karier sepak bola profesional sering kali dibentuk oleh kerja keras dan bakat, tetapi dalam beberapa kasus, faktor kebetulan juga memainkan peran besar. Hal inilah yang dialami Ben Amos, kiper asal Inggris yang pernah membela Manchester United. Siapa sangka, langkah awalnya menuju Old Trafford berawal dari sebuah kartu nama tukang pembersih jendela.

Bagaimana-Kartu-Nama-Membantu-Kiper-Amos-Dilirik-oleh-Manchester-Utd

Amos tumbuh sebagai pemain muda yang aktif dan serbabisa. Di usia 10 tahun, ia bermain dua kali setiap akhir pekan: sebagai gelandang tengah untuk tim lokal pada hari Sabtu dan sebagai penjaga gawang akademi Crewe pada hari Minggu. Jadwal padat itu menunjukkan betapa besarnya kecintaan Amos terhadap sepak bola sejak dini.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Meski sempat dilepas oleh Crewe, Amos tidak berhenti bermain. Ia terus memperkuat Bollington United, klub kecil yang justru menjadi panggung penting dalam hidupnya. Di sanalah momen tak terduga terjadi, yang kelak membuka pintu menuju Manchester United.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Pertandingan Penentuan dan Peran Tak Terduga

Pada satu laga krusial akhir musim, Bollington United kehilangan kiper utama. Ben Amos, yang dikenal memiliki pengalaman menjaga gawang, diminta untuk mengisi posisi tersebut. Tantangan muncul ketika orang tuanya tersesat dan hampir membuat Amos terlambat ke pertandingan penting itu.

Dalam situasi genting, ayah Amos teringat kartu nama jasa pembersih jendela yang pernah diterimanya dari orang tua pemain lain. Melalui sambungan telepon, mereka akhirnya diarahkan ke lokasi lapangan. Amos tiba tepat waktu, berlari ke lapangan, dan langsung bermain sebagai kiper.

Pertandingan itu menjadi momen ikonik. Amos tidak hanya menjaga gawang, tetapi juga maju sebagai algojo penalti. Golnya memastikan kemenangan 3-2 dan gelar liga bagi timnya. Tanpa disadari, di pinggir lapangan berdiri seorang pemandu bakat Manchester United yang menyaksikan segalanya.

Baca Juga: Roy Keane Murka, Kritik Manchester United Kurang Garang Lawan West Ham

Dari Akademi hingga Ruang Ganti Idola

Dari-Akademi-hingga-Ruang-Ganti-Idola

Setelah pertandingan, Amos mendapat undangan uji coba dari Manchester United. Bagi seorang remaja, masuk ke klub sebesar United adalah pengalaman luar biasa sekaligus menegangkan. Amos mengaku sempat merasa canggung karena dikelilingi pemain-pemain yang selama ini hanya ia lihat di televisi.

Sosok Edwin van der Sar menjadi figur penting dalam proses adaptasinya. Kiper legendaris asal Belanda itu dikenal ramah dan terbuka, membantu Amos menyesuaikan diri dengan lingkungan tim utama. Dukungan tersebut sangat berarti bagi Amos yang saat itu masih berusia 18 tahun.

Di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, Amos mendapat kesempatan tampil di sejumlah pertandingan piala. Meski Ferguson dikenal menjaga jarak dengan pemain, Amos merasa selalu dihargai secara profesional dan tahu bahwa kerja kerasnya akan membuka peluang bermain.

Perjalanan Panjang dan Mentalitas Bertahan

Setelah meninggalkan Manchester United pada 2015, karier Amos berlanjut ke berbagai klub seperti Bolton, Millwall, Charlton, hingga Wigan. Pengalaman di berbagai level sepak bola Inggris membentuk mentalitasnya sebagai pemain yang tangguh dan realistis.

Pada musim panas 2024, Amos bergabung dengan Port Vale dan langsung dipercaya membawa stabilitas di bawah mistar. Meski timnya kini berjuang keluar dari zona degradasi League One, pengalaman panjang Amos menjadi modal berharga dalam situasi sulit.

Menurut Amos, kunci bertahan dalam tekanan adalah konsistensi dan kebersamaan. Tidak ada ruang abu-abu dalam perjuangan tim. Tetap tenang, bersatu, dan memiliki mentalitas bertahan menjadi prinsip yang terus ia pegang, sebuah filosofi hidup yang berakar dari perjalanan panjangnya, yang dimulai dari sebuah kartu nama sederhana. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goal123.tv.