Fabio Capello Tolak Tawaran di FIGC dan Soroti Masalah Timnas Italia

Bagikan

Fabio Capello Tolak Tawaran di FIGC dan Soroti Masalah Timnas Italia

Kegagalan Timnas Italia menembus Piala Dunia 2026 menjadi pukulan berat bagi sepak bola Italia. Presiden FIGC, Gabriele Gravina, bersama Ketua Delegasi Gianluigi Buffon dan pelatih Gennaro Gattuso memilih mundur dari posisi masing-masing.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE

LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Ini menandai kegagalan Italia untuk ketiga kalinya berturut-turut lolos ke Piala Dunia, yang menunjukkan perlunya perubahan mendasar dalam sistem sepak bola nasional. Banyak pihak menilai bahwa masalah tidak hanya terletak pada pelatih, tetapi juga pada pembinaan pemain muda dan filosofi permainan di Italia.

Fabio Capello, pelatih senior Italia yang pernah sukses menukangi klub-klub besar Eropa, menekankan bahwa Italia membutuhkan proyek panjang setidaknya sepuluh tahun untuk bisa benar-benar bangkit. Menurutnya, perubahan instan tidak akan cukup untuk mengembalikan kejayaan Gli Azzurri.

Proyek Sepuluh Tahun Menjadi Kunci

Capello menegaskan bahwa pelatih baru Timnas Italia tidak akan bisa memberikan perubahan signifikan dalam waktu singkat. “Mereka harus cukup beruntung memiliki kelompok pemain dengan semangat dan kualitas untuk menyatukan semuanya,” ujarnya.


🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!

Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.


Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026

Ia menambahkan bahwa berdasarkan karakteristik pemain yang ada, Italia harus membangun tim baru dari nol. Kekurangan kualitas di berbagai lini membuat pendekatan jangka panjang menjadi sangat penting. Capello menekankan bahwa proyek sepuluh tahun harus segera dimulai agar hasil nyata bisa terlihat di masa depan.

Selain itu, Capello juga menyoroti perlunya fokus pada mentalitas dan kualitas pemain muda. Menurutnya, pengembangan bakat harus sistematis, namun tetap memberi ruang bagi kreativitas dan kesenangan bermain bagi anak-anak.

Baca Juga: Manchester United Intip Peluang Rekrut Eduardo Camavinga dari Real Madrid

Menolak Jabatan di FIGC

Fabio Capello Tolak Tawaran di FIGC dan Soroti Masalah Timnas Italia

Di tengah spekulasi kemungkinan ia masuk jajaran manajemen FIGC, Capello menolaknya mentah-mentah. “Di usia saya sekarang? Apakah Anda gila?” katanya dengan tegas. Capello percaya bahwa masalah utama sepak bola Italia bukan pada manajemen, melainkan pada pembinaan pemain muda.

Selama bertahun-tahun, fokus terhadap teknik individu dianggap kurang, sementara anak-anak dipaksa mengikuti skema profesional sejak dini. Menurutnya, pendekatan ini menghambat perkembangan alami pemain muda. Capello menekankan pentingnya membiarkan anak-anak bersenang-senang sambil belajar dasar-dasar sepak bola sebelum mengikuti program profesional yang lebih ketat.

Kesalahan Utama Pembinaan Pemain Muda

Capello menyoroti bahwa kesalahan terbesar terletak pada sektor pembinaan usia dini. Banyak akademi di Italia menuntut anak-anak mengikuti skema latihan profesional sejak usia 12 tahun. “Anda tidak bisa menuntut anak-anak mengikuti program yang sama dengan para profesional. Biarkan mereka bersenang-senang, tetapi ajari mereka cara menendang bola,” katanya.

Ia menegaskan bahwa reformasi pendidikan sepak bola harus menjadi prioritas utama untuk mencetak generasi baru pemain berkualitas. Dengan pendekatan ini, Italia bisa membangun fondasi yang lebih solid dan mencetak pemain yang siap bersaing di level internasional. Jangan lupa ikuti goal123.tv untuk mengetahui informasi berita sepak bola menarik lainnya.