Pelatih Hansi Flick mengungkapkan bahwa skuad FC Barcelona mengadakan pertemuan “terbuka dan jujur” untuk mengevaluasi performa tim setelah dua kekalahan beruntun. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain dan memperbaiki hasil di sisa musim.

Kekalahan telak 4-0 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey disusul kekalahan 2-1 dari Girona FC di LaLiga menjadi alarm serius bagi Barcelona. Hasil tersebut membuat posisi mereka di klasemen tergeser dan memicu keraguan terhadap konsistensi tim.
Flick menilai diskusi terbuka penting untuk membangun rasa tanggung jawab bersama. Ia tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga meminta masukan pemain agar solusi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan tim di lapangan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dampak Kekalahan dan Tekanan di Puncak Klasemen
Dua hasil buruk membuat Barcelona disalip oleh Real Madrid dalam perburuan puncak klasemen. Situasi ini meningkatkan tekanan menjelang pertandingan melawan Levante UD di Spotify Camp Nou, yang kini menjadi laga krusial untuk menjaga peluang juara.
Flick mengakui bahwa kekalahan dan performa yang kurang maksimal dapat memicu keraguan di antara pemain. Oleh karena itu, libur dua hari diberikan agar skuad dapat memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum kembali berlatih dengan fokus baru.
Menurut Flick, tim harus segera menemukan kembali kepercayaan diri dan menunjukkan keinginan kuat untuk menang. Ia menegaskan bahwa mentalitas positif adalah kunci untuk menghadapi tekanan di fase penting musim ini.
Baca Juga: Real Madrid Menunjukkan Bukti Vinicius Jadi Korban Rasisme Prestianni ke UEFA
Evaluasi Taktik dan Perbaikan Lini Pertahanan

Salah satu fokus utama dalam pertemuan tim adalah evaluasi lini pertahanan. Barcelona dinilai terlalu mudah memberikan peluang kepada lawan dalam beberapa pertandingan terakhir. Flick menekankan perlunya perbaikan koordinasi dan disiplin saat menghadapi serangan balik.
Gaya bermain agresif dengan garis pertahanan tinggi dan pressing intens tetap dipertahankan. Flick memastikan para pemain masih percaya pada pendekatan tersebut, meski membutuhkan penyesuaian agar tidak meninggalkan ruang kosong di lini belakang.
Diskusi tim berlangsung lebih dari satu jam, bahkan membuat jadwal latihan mundur. Flick menyebut pembahasan mendalam ini penting agar setiap pemain memahami peran dan tanggung jawabnya dalam memperbaiki performa tim.
Kembalinya Pemain Kunci Bawa Harapan Baru
Kabar positif datang dengan pulihnya beberapa pemain penting. Marcus Rashford dan Pedri telah kembali berlatih, sementara Gavi juga semakin dekat dengan comeback setelah menjalani pemulihan panjang.
Flick menyebut Pedri sebagai pemain kunci yang mampu memimpin melalui kualitas permainan di lapangan. Ia berpeluang tampil beberapa menit pada laga berikutnya, yang dapat memberikan energi baru bagi tim.
Kembalinya para pemain ini menjadi suntikan moral bagi Barcelona. Flick berharap momentum positif tersebut dapat membantu tim kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa meraih gelar di akhir musim. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goal123.tv.
