Barcelona mengalami kekalahan mengejutkan 2-1 dari Real Sociedad di Anoeta, Senin (19/1/2026), yang sekaligus mengakhiri rekor 11 kemenangan beruntun tim Catalan di semua kompetisi. Kekalahan ini menimbulkan frustrasi besar bagi pemain, terutama kapten Frenkie de Jong, yang mengkritik sikap arogan wasit Jesus Gil Manzano. De Jong menyoroti keputusan kontroversial yang mengesampingkan gol Lamine Yamal karena offside dan perlakuan kurang menghargai terhadap pemain.

Selain gol dianulir, De Jong juga menyoroti lamanya waktu tambahan yang dimainkan. “Saya menanyakan soal tambahan waktu karena Sociedad mengambil beberapa detik untuk lemparan ke dalam dan tendangan gawang, tapi wasit tidak menambah sama sekali. Saya malah dapat kartu kuning,” ujar De Jong. Ia menegaskan sulit berbicara dengan wasit yang bersikap seolah lebih unggul darinya, membuat frustrasi kapten Barcelona.
Momen ini menjadi sorotan utama, karena Barcelona secara statistik tampil dominan. Tim mencatat xG 3,69, empat kali membentur tiang, dan tiga gol dianulir. Namun, hanya satu gol Rashford yang berhasil menyelamatkan muka tim. Kekecewaan pun tidak bisa dihindari, meski Barca tetap menunjukkan permainan ofensif yang mengesankan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Hansi Flick Dukung De Jong, Fokus Tetap pada Tim
Pelatih Hansi Flick mendukung komentar Frenkie de Jong, namun tetap mengingatkan tim untuk tidak membuang energi pada kontroversi. “Frenkie benar, tapi kita harus menerima keadaan. Semua orang melihat performa wasit,” ujar Flick. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus pada permainan dan pertandingan berikutnya, alih-alih terjebak kritik terhadap keputusan wasit.
Flick menambahkan bahwa kekalahan ini bisa menjadi bahan evaluasi, terutama untuk mempertajam pertahanan. “Kita harus bertahan lebih baik, terutama setelah menyamakan kedudukan. Gol cepat mereka menghancurkan ritme permainan,” kata Flick. Ia tetap optimis bahwa tim dapat memperbaiki performa dan menjaga konsistensi menghadapi Liga Champions.
Pendekatan positif ini bertujuan menjaga moral pemain, yang telah menciptakan banyak peluang dan menunjukkan kualitas permainan menyerang yang tinggi. Flick yakin Barcelona tetap berada di jalur yang tepat meski hasil akhir mengecewakan.
Baca Juga: Real Madrid Tegaskan Persatuan Tim di Tengah Kritik dan Tekanan Eksternal
Real Sociedad Tampilkan Karakter Kuat

Pelatih Real Sociedad, Pellegrino Matarazzo, memuji karakter dan determinasi timnya. “Jika ingin menang lawan Barcelona, Anda harus aktif dan intens selama 90 menit. Kami sedikit beruntung, tapi kiper kami tampil fantastis,” ujarnya. Sociedad menunjukkan permainan agresif, langsung menekan setelah kebobolan, dan berhasil mencetak gol kemenangan melalui Goncalo Guedes.
Matarazzo menekankan pentingnya mentalitas tim dalam mempertahankan hasil. Walaupun Barcelona memiliki peluang lebih banyak, Sociedad tetap disiplin dan solid, menahan serangan tim tamu hingga akhir. Strategi ini membuktikan kualitas La Real dalam menghadapi tim-tim papan atas LaLiga.
Kesempatan Barcelona untuk Evaluasi dan Perbaikan
Meski kalah, Barcelona tetap bisa mengambil sisi positif dari performa mereka. Flick menilai peluang yang banyak tercipta dan dominasi permainan adalah indikator baik. “Kita bermain bagus, kurang beruntung saja. Yang penting, kita fokus pada perbaikan untuk pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Flick menyoroti perlunya peningkatan di pertahanan dan koordinasi, terutama saat menghadapi tim yang cepat dalam transisi. Evaluasi ini penting menjelang Liga Champions, di mana fokus dan disiplin akan menjadi kunci. Dengan motivasi tinggi dan evaluasi tepat, Barcelona diyakini dapat segera kembali ke jalur kemenangan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goal123.tv.
